BERITA DPRD KUTIM – Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, bersama Bupati H. Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Mahyunadi, menyambut kedatangan Pangdam VI/Mulawarman, Mayor Jenderal TNI Rudy Rachmat Nugraha, di Makodim 0909/Kutai Timur, Kamis (19/6/2025). Kunjungan kerja ini merupakan yang pertama sejak Pangdam dilantik pada Januari 2025, dan disambut hangat oleh jajaran Forkopimda, Dandim Letkol Inf Ginanjar Wahyutomo, serta prajurit Kodim 0909/KTM. Suasana penyambutan juga diwarnai dengan penampilan tarian adat khas Suku Kutai.
Pangdam hadir bersama rombongan pejabat utama Kodam VI/Mlw, termasuk Danrem 091/ASN Brigjen TNI Rizal Akbar, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Asisten Operasi, Asisten Personel, Asisten Teritorial, Kasmin Pangdam, dan ADC Pangdam serta ADC Ketua Persit. Kunjungan ini menandai penguatan sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Ketua DPRD Jimmi menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, Pangdam menyampaikan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan yang menjadi prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. “Pangdam menyatakan kesiapan TNI AD untuk mengawal langsung program ketahanan pangan, termasuk yang sedang disiapkan oleh Pemkab Kutim. Ini menjadi pokok diskusi kami bersama beliau, Bupati, dan Wakil Bupati,” ungkap Jimmi.
Pangdam menyambut baik target Kutim untuk mencetak 5.000 hektare lahan sawah per tahun, dengan total 20.000 hektare dalam lima tahun. Selain itu, Kutim juga menargetkan pengembangan hortikultura, perikanan, kakao, kopi, pisang, dan komoditas lokal lainnya. Pangdam menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesiapan dan sinergi lintas sektor di daerah.
Sesuai siaran pers Asisten Operasi Kodam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Rudi Setiawan, kunjungan kerja Pangdam di Kalimantan Timur meliputi Kodim 0908/Bontang, Kodim 0909/Kutim, Yonarhanud 7/ABC, PT Pupuk Kaltim, dan PT Kaltim Prima Coal (KPC). Pangdam tiba di Bandara Tanjung Bara menggunakan pesawat carter khusus milik KPC, yang biasa digunakan untuk mobilitas internal perusahaan dan tamu penting. Agenda pertama Pangdam di Kutim adalah meninjau tambang KPC yang merupakan objek vital nasional. Di sana, Pangdam menerima paparan langsung dari manajemen terkait sistem keamanan, mitigasi risiko, serta kontribusi KPC terhadap pembangunan dan stabilitas wilayah. “Stabilitas industri seperti KPC adalah bagian dari ketahanan nasional. TNI siap bersinergi menjaga kondusivitas wilayah,” tegas Pangdam.
Usai kunjungan ke tambang, Pangdam melanjutkan makan siang di Café Tanjung Bara sebelum bertolak ke Makodim 0909/KTM untuk kegiatan penanaman pohon khas Kalimantan sebagai simbol pelestarian dan penguatan hubungan TNI dengan masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan internal dan pengarahan kepada prajurit serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana. Malam harinya, Pangdam menghadiri jamuan makan malam bersama Forkopimda, tokoh masyarakat, dan unsur Pemkab di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi.(*)
-